Feeds:
Posts
Comments

Wiji Pancen Pinter


Kekurangyakinanku terhadap prestasi Wiji meraih posisi ke-5 NEM tertinggi sak SMA 1 terbantahkan sudah. Pantes 100% Wiji iso masuk 5 besar bersama nama-nama besar seperti Anis, Imam, dan Mobek. Ternyata wiwit kelas 1 Wiji wis mencorong. Ulangan biologi entuk 8, Nda!

Kartu SPP Kelas 1


Mbah, wis mbayar SPP, Ente? Mentolo tenan Ente, Mbah. SPP cumak 1400 repes wae mbok slintut. Gae mbayar utang ning Darim ya? Gak usah melu-melu Wiji Klomoh.

Domy opomaneh, rojo slintut sejati. Bu Kartini alias “Kant”, petugas sing nompo pembayaran SPP dislintut pisan. Mbayar sakulan, ngakune rong ulan. Durung kelakuane pas beng-bengi kae. Jajalen, lah opo bengi-bengi, mengendap-endap, moro ning sekolahan karo nggowo kartu SPP?

Gambare Kemul karo Keru

Nda, ijek eling tugas soko Pak Dardji nggambar mejo belajar? Kawak Nda, tahun 1990 nek gak salah, pas kelas 2. Kemul gak sido entuk 8, dikurangi 0.5 dadi 7+. Mboh kenek opo Pak Dardji berubah pikiran ngurangi nilaine Kemul.

Meski menggunakan teknik pewarnaan yang sama menggunakan cairan teh untuk mengeluarkan kesan warna kayu, gambare Keru klomoh pol. Tapi ngono malah entuk 8. Dasar Keru!

Anak Putu Ente

Lumayan, Review gae Ibrah, Tausiah dst Nggiiih . . .

Bila seorang anak hidup dibawah kecaman,
Ia belajar untuk menyalahkan.

Bila seorang anak hidup dengan permusuhan,
Ia belajar untuk melawan.

Bila seorang anak hidup dengan cemoohan,
Ia belajar menjadi pemalu.

Bila seorang anak hidup menanggung rasa malu,
Ia merasa selalu bersalah.

DAN,
Bila seorang anak hidup bertoleransi,
Ia belajar sabar.

Bila seorang anak hidup dengan dorongan,
Ia belajar percaya diri.

Bila seorang anak hidup dengan pujian,
Ia belajar menghargai.

Bila seorang anak hidup dengan kejujuran,
Ia belajar keadilan.

Bila seorang anak hidup dengan penuh rasa aman,
Ia belajar untuk beriman.

Bila seorang anak hidup dengan restu,
Ia belajar untuk menyukai dirinya sendiri.

Bila seorang anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan,
Ia belajar untuk mencari kasih di tengah dunianya.

Mbah Kung Mbonang

Tip-tip Khusyu’ dalam sholat

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM,

Hudzaifah pernah berkata: Apa yang pertama hilang dari agama kalian adalah khusyu’, dan apa yang paling akhir hilang dari agama kalian adalah sholat, banyak orang sholat tapi tidak ada kebaikan pada mereka, kalian nanti akan masuk masjid dan tidak ada lafi orang khusyu'” (al-Madarij 1/521).
Allah berfirman :
حَـٰفِظُواْ عَلَى ٱلصَّلَوَٲتِ وَٱلصَّلَوٰةِ ٱلۡوُسۡطَىٰ وَقُومُواْ لِلَّهِ قَـٰنِتِينَ.
Peliharalah segala shalat [mu], dan [peliharalah] shalat wusthaa [1]. Berdirilah karena Allah [dalam shalatmu] dengan khusyu’. (al-Baqarah: 238)
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
Dan mintalah pertolongan [kepada Allah] dengan sabar dan [mengerjakan] shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (al-Baqarah: 45)

Khusyu’ merupakan kekuatan sholat. Tanpa khusyu’ sholat seakan tidak mempunyai makna bagi pelakunya, karena sholat hanya berupa aktifitas fisik yang rutin, tanpa kenikmatan dan tanpa rasa hidmat di dalamnya. Continue Reading »

Doa-doa Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, penuh berkah dan mustajab, maka kita sangat dianjurkan banyak berdoa. Di antara doa-doa penting yang dibaca pada bulan Ramadhan adalah:

1. Doa Bulan Rajab dan Sya’ban Menyambut Ramadhan:

 اَللَّهُمَّ باَرِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْناَ رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukan kami dengan bulan Ramadhan.” (HR Ahmad)

2. Doa Lailatul Qadr:

 اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا

Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah. (HR Tirmidzi) Continue Reading »

Berita di bawah ini tentang Widji Thukul.  Namanya memang kontras.  Kata pertama Widji, kata kedua Thukul.  Widji sukses di negerinya Gorbachev, Thukul sukses lewat empat mata. Tapi jika digabung maka orang itu telah ‘dihilangkan’ oleh Orde Baru……Ah, hanya ada satu kata: Lawan!
Salam
Mobek []
Anak Widji Thukul Mengenang Lewat Puisi
Fitri sedang membacakan puisi

Rabu, 17 Juni 2009 | 01:36 WIB

KOMPAS.com – “Adikku sayang, menangislah sejadi mu. Luapkan segala emosi mu. Tapi jangan kau tanya dimana ayah kita. Karna kakak tak tau di mana ia berada”.

Itulah sepenggal puisi karya Fitri Nganthi Wani yang dibacakan olehnya saat peluncuran buku Selepas Bapak Ku Hilang yang merupakan kumpulan 66 puisi karyanya di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta, Selasa (16/6). Fitri Nganthi Wani adalah putri dari Widji Thukul, seorang penyair terkenal yang selalu menentang kesewenang-wenangan dan ketidakadilan saat orde baru lewat puisi-puisinya.

Tetapi, Widji kemudian hilang tidak diketahui keberadaanya hingga sekarang. Diduga Widji merupakan korban penghilangan secara paksa yang dilakukan kelompok tertentu saat orde baru. Setelah hilang, istri Widji yaitu Sipon harus mengurus ke dua buah hatinya Fitri serta Fajar Merah. Continue Reading »